Neraka dari “Manajemen Musyrik”

Desember 5th, 2011 § Tinggalkan sebuah Komentar

Reblogged from Catatan Dahlan Iskan:

Manufacturing Hope 2 Minggu, 27 November 2011 Manufacturing hope tentu juga harus dilakukan untuk bandara-bandara kita. Selain mencarikan jalan keluar untuk hotel-hotel yang ada di Bali, selama mengikuti KTT ASEAN saya berkunjung ke pelabuhan perikanan Benoa, melihat aset-aset BUMN yang tidak produktif di Bali dan diajak melihat proyek Bandara Ngurah Rai yang baru. Tanpa dilakukan survei pun semua orang sudah tahu betapa tidak memuaskannya Bandara Internasional Ngurah Rai itu. Semua orang ngomel, mencela, …

Manufacturing hope ala pak dahlan iskan tidak hanya berlaku untuk industri BUMN. Tapi juga kehidupan kitanya (saya:red). iyo opo iyo?
Satu lagi pilihan diksi pak menteri yang berhasil menarik mata saya adalah “Manajemen Musyrik”. What a word. Keep writing sir :)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Neraka dari "Manajemen Musyrik" at Maryamingty's Blog.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.