Tentang malam ini


Saya masih terjaga. Hujan perlahan jatuh rintik-rintik. Entah mengapa, ada kerinduan yang menyergap rasa kantuk. Maka saya ingin menuliskan kembali puisi seorang adik yang pandai. Saya tengah merindukan dua orang, yang malam ini punya tempat istimewa di benak saya. Apakah kalian mendengar sapaan kerinduan ini?

“Bromo malam ini sepi, menikmati kesunyian. Tak ada yang lebih gelap dari kerinduan. Menanti hari kelak saling meniti sungai kehidupan. ” (Ijonkmuhammad)

Kalian tahu pahitnya menahan gelap dalam dingin?

” Mungkin ada kalut dari esok yang lahirkan takut. Tapi kita berserah dalam doa, rebah pada keinginan yang sama. Selamanya, adalah kita.” (Ijonkmuhammad)

Maka biarkan kata kata menjelma doa, lalu ia berjalan ke atas langit. Kalian juga kan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s